Hidup harapan impian
Awal dari kisah saya ini menceritakan tentang hidup yang nyata yang saya alami, seberapa berat nanggung hidup itu? Oleh karena saya pun menjawab dengan hati kecil saya 'BERAT BENAR' untuk itu saya menjadi mental yang kuat untuk menahan hidup yang sangat berat itu Sampai sekarang ini.
Saya buka cerita yang terjadi dengan hidup saya, awal mulai menikah hidup biasa saja, kerja walaupun gaji hanya cukup pakai makan dan kontrakan saja, Tapi Alhamdulillah saya tidak mempunyai hutang waktu itu. Singkat cerita di tahun 2015 tempat saya bekerja ada pemutusan kontrak kerja sama antara perusahaan dengan lembaga institut / perguruan tinggi di bandung, Tidak lama saya dan teman yang lain pun akhirnya kena PHK.
Tidak lama dari situ waktu terus menghantui hari ke hari jam ke jam hidup saya di habiskan dengan nganggur karena belum ada kerjaan, bulan ke bulan begitu terus yang saya habiskan dengan nganggur, berusaha sudah lamar kerja, cari loker, info teman siapa tahu ada loker.
Ditahun 2017 waktu saya dapat pekerjaan Alhamdulillah di sebuah kos kosan di bandung dan tidak jauh lokasinya dengan rumah saya, hari ke hari bulan ke bulan saya terus bekerja dengan gaji yang sangat rendah di waktu itu (maaf bukan tidak bersukur), sedangkan hutang yang terdahulu selama saya nganggur masih belum terselesaikan.
Sampai dimana otak tenaga pikiran itu bergelut dengan beban hidup yang mau tidak mau hutang harus di bayarkan, setiap harinya harus di bayarkan sedangkan saya menerima gaji setiap bulan. Stress, bingung, lelah, capek tenaga dan pikiran harus saya lewatkan waktu itu, sampai - sampai saya larut dengan pikiran yg tidak tidak (...)
Singkat cerita di tahun 2019 waktu itu jamannya covid 19 tambah parah dengan keuangan saya hutang semakin menumpuk, buat saya dengan gaji segitu waktu itu hutang di bawah 100 juta udah sangat besar sekali. Mau tidak mau hidup harus di jalani dan di tahun itu saya mencoba bersabar, iklas pasrah sampai dalam hati saya bilang "TUHAN PASTI BANTU ORANG YANG SABAR DAN PEKERJA KERAS" Saya tambah semangat kerja.
Lobi lobi
Dua tahun berjalan covid sudah tidak terdengar, saya mencoba lobi lobi anak kos saya menawarkan jasa laundry pakaian dll. Dan akhirnya ada yang mau, awal satu orang dua orang tiga orang kesini-sini makin lama makin banyak yang mau pakaiannya untuk di laundry. Dan disitulah TUHAN Alloh SWT bantu saya atas kesabaran yang saya hadapi, lambat Laun uang demi uang berdatangan dan saya pun membayar utang-utang yang banyak itu.
Rasa lega
Meskipun sampai di tahun ini 2026 masih ada sedikit utang yang saya belum bayarkan, tetapi rasa sesek di dada menjadi agak lega karena utang saya gak sebanyak di tahun sebelumnya. Berkat doa dan dukungan istri dan anak saya saya masih bisa berdiri disini untuk mereka.
Harapan dan impian
Harapan saya ingin membereskan utang utang sisa saya yang saat ini masih ada, dan impian kedepan saya ingin punya rumah sendiri biar tidak ngontrak rumah terus, sampai hari ini saya pun masih ngontrak rumah. Doakan saya yaaa biar hidup saya dan keluarga, harapan dan impian saya cepat tercapai dan saya pun mendoakan kalian khusus yang baca cerita hidup saya sehat selalu, usaha kalian dilancarkan. Trm ksh yaa teman teman pembaca, sampai ketemu lagi. Salam
Komentar
Posting Komentar